Minggu, 19 Agustus 2007

..surat hatiku buat ibuku,.. dan..


Sorry Mom..

Maafkan aku Ibu..

 

Bukan aku tidak mau memberiktahuku jika aku sedang sakit sekarang

Bukan karena aku bandel lagi saat ini

 

Dan ternyata dirimu sekarang sakit juga

 

Apa dirimu sakit karena merasai aku yang sedang dirundung remuk redam di badan ini..??

 

Ibu,.. doaku kali ini…

Jangan lah kuatir aku sakit disini..

Aku baik-baik saja…

 

Tunggu aku di lebaran nanti, bu…

Di bulan Oktober yang sebentar lagi,..

Nanti kita merayakan ulang tahunku ke 26 dan ulang tahunmu ke 58

 

 

Aku akan pulang… aku akan membawa diriku..

Anak bungsumu…

Dan aku akan bisa tersenyum lagi disini…

 

Miss u Mom…

 

 

*disaat aku akhirnya menerima sms dari kakakku,.. jika ibuku sakit…*

 

Dan… memang ibuku juga tidak  ingin tahu jika beliau sakit….

Ah…

 

 

Doaku semoga aku dan kamu segera pulih dari sakit ini…

 

 

Sabtu, 18 Agustus 2007

(huh) anak bandel..!!.. ya beginilah


Bandel..!!!

Nakal…!!!

 

Dah dari dulu, secara dah jiwa anak bontot…

 

Baru saja agak sembuh dari sakit, masih dalam perawatan dokter…!!

 

Walaupun hari ini bener-bener ga nafsu makan..

 

Tapi barusan habis susu 250ml, plus minuman isotonic 500ml, pisang 1 buah, obat yg diminum hanya sirup obat batuknya aja….

 

Singkirkan semua pil-pil berbau aneh…. *duh.. padahal kerja di obat2an tapi benci yang namanya bau2 obat*

 

Dan… entah berapa batang nikotin malam ini tersulut kembali…

 

 

Ah… sekali lagi bandel..!!!

 

Apalagi besok mo berenang dan maenan aer pulak..!!!

 

Huaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa…

 

Jam segini juga belum menyentuh tempat tidur… L

 

Kapan lagi…??

Mumpung masih bisa bandel….

 

Sorry Mom..!!

..*anak bungsumu ini tidak memberitahumu jika aku sakit, … pasti dikau sangat khawatir sekali bukan…*

Rabu, 15 Agustus 2007

(hati-hati) Bank Permata, kemana kah uang ku..????

.. cerita berawal, ketika Senin pagi kemarin lusa 13 Agustus 2007, kakakku sms bahwa dia membutuhkan uang mendadak dan penting sebesar sekian juta rupiah, saat itu juga…

 

Secara rekening bank dia adalah BRI, dan untungnya aku masih punya account aktif di Bank Permata, setelah aku terlusuri kedua bank ini gabung di ATM Bersama yang memungkinkan transfer dana online alias realtime..

 

Karena keadaan tersebutlah aku akhirnya segera mentransfer dana tersebut, langkah yang aku pilih adalah menggunakan HP, ya dengan mobile banking bahasa kerennya..

 

Sampai 2 kali aku melakukan transaksi ini, hasilnya gagal….

Aku cek saldo kembali, dan memang saldo masih tetap belum terpotong..

 

Akhirnya aku menggunakan fasilitas telepon, alias telepon banking..

Saat aku memasukkan digit nomer rekening dan nominal uang yang ditranfer,.. agak lama sesaat.. dan terdengar oleh mesin adalah.. "maaf.. transaksi tidak bisa dilakukan.."

 

Oh… mungkin ada permasalah jariangan system kali ya..

 

Tapi begitu aku cek saldoku..

Rekeningku sudah terpotong dana nominal transfer dan 5000 untuk biaya transfer.

 

Langsung aku hubungi customer service Bank Permata..

Setelah aku konfirmasi, ternyata transaksi ku di telepon banking adalah berhasil..

Dan customer service nya juga konfirmasi nama rekening penerimanya atas nama Any N.E (nama kakakku) di bank BRI, aku segera mengiyakan, karena memang benar.

Asumsiku, karena ini realtime jadi nama penerimanya sudah terlihat tanpa aku harus mencantumkan nama penerima..

 

Ya udah, aku tenang…

Setelah itu aku sms kakakku "udah aku kirim uangnya, cek aja.."

 

Agak siangan berlalu beberapa jam, kakakku sms "belum masuk pin.."

 

Hah..!!

Aku segera konfirmasi ke Bank Permata kembali, dan.. sekali lagi.. dikonfirmasi jika transaksi berhasil di Bank Permata, dan aku disuruh konfirmasi ke penerimanya..

 

Aku sms lagi kakakku "udah masuk kok, aku udah konfirm lagi, aku transfer gak kliring lo ya, tapi transfer online via jaringan ATM Bersama, jd langsung masuk"

 

Beberapa saat kemudian kakakku membalas "belum pin, ini aku masih di bank.."

 

Baiklah.. jalan yang aku tempuh adalah aku akan konformasi ke bank BRI.

Untungnya aku punya temen di bank BRI tempat rekening kakakku terdaftar,.. aku hubungin kakakku, sekalian konfirmasi masalah transfer online dari Bank Permata.

Kata temenku sih memang online dari Bank Permata ke BRI, cuman sampai saat itu memang di rekening kakakku belum masuk uang dari Bank Permata, dan di BRI sendiri sebagai rek pasif, tergantung dari bank yang mengirim uangnya, jadi bisa dipastikan yang ada masalah adalah Bank Permata..

 

 

… didera pekerjaan di hari senin, aku putuskan untuk rehat saja masalah ini.., mungkin sore atau besok pagi sudah masuk uangnya ke rek kakakku diBRI…

 

Untung kakakku ngerti, dan bisa bersabar mungkin besok bisa masuk uangnya…

 

Hari selasa.. 14 Agustus 2007…

Jam 10 pagi, aku d isms kakakku… "pin, aku lagi di BRI, uangnya belum masuk, kamu konfirm lagi ke bank permata dong"

 

Hoaaaaaaaaaaaaaaaaaaaahh!!!

 

Kali ini aku gak ada kata sabar…

Aku samber telpon pencet 500111, nomer bank permata..

Aku benar2 protes.., yang katanya mereka menjanjikan online, uang transfer langsung masuk, dan mereka bilang uang sudah masuk ke BRI.. malah sudah seharian belum masuk…

Sampai ke 4 orang customer service aku protes, karena aku piker dari Bank Permata akhirnya tidak tahu sekarang posisi uangku ada dimana…

 

Dan yang lebih mengecewakan lagi…

Aku yang dirugikan, dan aku sudah melakukan komplain tersebut… aku malah disuruh fax surat komplain..

 

Apa-apaan nih..???!!!!

 

Apa dengan bukti registrasi di system dan komplain lewat telepon dibuktikan dengan data-data akurat kurang mendukung…???

 

Dan mereka menjanjikan waktu investigasi dari kesalahan system ini adalah 13 hari kerja…

Jadi sampai akhir Agustus…

Ya udah aku minta uangku balik lagi ke rekeningku lagi, tapi juga tidak bisa..

Huh!!!

 

HAH!!!

 

Permainan macam apa nih..? masak dengan bukti yang jelas, sudah begitu aku dengan rela buat surat manual komplain aku fax dengan fotokopi ktp juga masih belum cukup dan pihak Bank Permata belum bisa menentukan dana transfer itu ada dimana..???

 

 

….

Dari pengalaman ini bisa dibuat pelajaran bagi semua orang,.. mungkin bisa lebih berhati-hati dengan Bank Permata, dan salah satunya dengan jaringan ATM Bersama..

Semoga kejadian ini tidak terulang kepada yang lain..

Pakaikah bank dan layanan yang memang benar-benar bisa diandalkan dan terpercaya..

 

---

 

Aku sadar dan tahu, di system perbankan juga ada kelemahan dan kesalahan.. Cuma seharusnya pihak Bank Permata lebih bisa bijaksana untuk menanggapi masalah ini.. tanpa harus merugikan konsumennya…

 

---

Barusan aku telp Bank Permata, untuk menanyakan kelanjutan ceritanya.. sampai dimana..

Dan…

Telepon terputus… entahlah aku merasa gak memutus telpon..

 

Aku coba hubungi kembali…

Dan seperti biasa

Pihak Bank Permata masih belum bisa memberikan jawabannya…

Dimana uang itu..??

 

--

Aku hanya gak enak sama kakakku.. karena uang ini benar-benar penting untuk segera dipakai…

Ah…!!!

 

Aku harus lebih hati-hati kembali…

Selasa, 14 Agustus 2007

(masih hari ini) Selamat hari Pramuka


Sekedar mengucapkan

Selamat Hari Pramuka

Hari ini.. 14 Agustus..

 

Semoga Pramuka tetap menjadi bagian kegiatan yang bermanfaat bagi pelajar di Indonesia.. dan menjadi bagian dari jiwa kehidupan…

 

 

Hanya sedikit mengucap terima kasih kepada para Senior, Pembina, dan Pembimbingku dulu selama menjadi anggota Gerakan Pramuka, dari SD – SMU..

 

 

 

*sedikit saja menyapa dalam salam teman-teman angkatan XVI Smuda Scout, SMUN 2 Nganjuk…*

Minggu, 12 Agustus 2007

..(aku) dalam kucari bahagia...


 

Seperti apa sih bahagia..?

 

Dan aku akan mencari apa dari kata itu?

 

Sampai diriku mati dirasai kenyataan, hmm…

 

Bukankah kemarin dulu aku sudah merasa, tapi mengapa besok seakan susah dicarinya?

 

Sadari aku untuk menjelaskan, mengapa harus  ada aku disini..?

Senin, 06 Agustus 2007

(awal) menuju ke Pantai Pangandaran


Akhirnya keinginan mengunjungi Pangandaran terlaksana juga..

Kemarin lusa, tepatnya Jumat, 3 Agustus 2007 saya mengunjungi tempat tersebut.

Bersama 3 orang teman, menggunakan mobil teman saya, jam 21.15 kita berangkat dari Bekasi.

Ehm… sebuah perjalanan yang lumayan panjang malam itu, secara kita berempat semuanya belum pernah main kesana.

Hanya berbekal nekat kita membulatkan tekat untuk sekedar jalan-jalan untuk merehatkan pikiran… *halah..*

 

 

Sepanjang perjalanan di tol cikampek jam segitu lalu lintas masih terlihat padat lancer, maklum wiken jadi banyak arus mobil menuju kea rah timur Jakarta, yang tentunya didominasi oleh truk-truk tentunya.

 

Mampir sebentar di rest area di daerah Karawang untuk mengisi bensin dan mencari kudapan menemani perjalanan sebagai pemberhantian pertama.

 

Karena juga semua penumpang notabene baru pulang ngantor, jadi capek dan rasa ngantuk tak bisa dibendung.

Akhirnya kita memilih berjalan dengan kecepatan sedang saja.

Tapi, tawa dan canda menemani perjalanan tentunya… sehingga mengurangi rasa kebosanan di jalan.

 

Memasuki tol Padalarang sudah terasa agak sepi,.. dan kita baru berhenti kembali saat keluar tol Cileunyi menuju Tasikmalaya, sekedar bertanya sambil membeli air minum di toko setempat.

 

Ehm…. Jam 1 pagi kita berhenti kembali… entah didaerah mana.. sepetinya di daerah antara Tasikmalaya dan Ciamis… disebuah pom bensin, kita berhenti sekitar 30 menit untuk ke toilet, melemaskan tubuh, (sekali lagi) mencari kudapan.. Tak lupa menghisap nikotin sejenak tentunya … maaf saya belum makan malam.. dan tentunya mencari kopi panas agar badan kembali segar kembali.

Hm… hanya dengan 4000 rupiah, sudah bisa mendapatkan kopi panas, plus roti plus kerupuk… sekalian kita juga bertanya untuk memastikan jalan menuju ke arah Pangandaran…

 

Memasuki kota Ciamis di tengah malam begitu nyaman terasa, jalan begitu lengang.. tetapi tampak bersih.. terlihat suasana yang sejuk segar dan tambak agak2 basah sepertinya baru baru saja diguyur hujan beberapa jam yang lalu.

 

Yang harus dicatat…,

Kadang petunjuk jalan akan ada, tetapi kadang saat kita menemui perempatan atau pertigaan petunjuk tersebut tidak ada, sehingga harus beberapa kali kita berhenti untuk bertanya dengan orang-orang yang malam itu masih ada di pinggir jalan.

 

Hm… hampir 5 kali kita bertanya, dari pada sesat di jalan bukan..???

 

Mendekati jam 3 kita sudah sampai di daerah Banjar, suatu kecamatan di Ciamis yang mengharuskan kita untuk berbelok ke kanan menuju arah selatan.

 

Disinilah jalan lurus menuju pantai Pangandaran.

Jam menunjukkan pukul 3.15. Kita memutuskan untuk merehatkan mata di disebuah pom bensin, agar paginya kita benar2 fresh!..

 

Dan jam 6.15 kita kembali melanjutkan perjalanan, .. terlihat petunjuk jalan tertulis Pantai Pangandaran masih 22 km lagi.

Tetapi jalan menuju kesana kita harus melewati sebuah bukit dengan jalan berkelak-kelok..

 

Jam 7 lebih kita sudah memasuki area Pantai Pangandaran…

 

Ya…, hawa sejuk dan hawa pasir pantai sudah menyambut kami.

Terlihat luas pantai dan laut selatan nampak luas membentang..

Hari itu belum begitu ramai, mungkin masih pagi hari kali ya…

 

Dilanjutkan kita berkeliling dahulu di jalan sekitar pantai untuk mencari penginapan buat istirahat kita malam itu, untuk menaruh tas, membersihkan tubuh, dan bersiap menuju beberapa lokasi tempat wisata di daerah sana

 

Hm….. yang jelas.. sudah digandakan rapi, mau kemana saja hari itu…

 

Di Pantai Pangandara tentunya…, di Green Canyon, Batu Hiu, Taman Laut, Pasir Putih, Suaka Margasatwa, Tempat  Makan malam dengan menu Seafood, menjadi tempat kami seharian di hari Sabtu kemarin…

 

Lebih detail perjalanan kita mengunjungi tempat-tempat diatas…. Akan saya tulis di jurnal selanjutnya…

 

Tunggu ya…