Facebook Badge

Tampilkan postingan dengan label pisah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pisah. Tampilkan semua postingan

Minggu, 19 April 2009

..jika persahabatan bukan seperti kepompong lagi...

 

dulu kita sahabat
teman begitu hangat
mengalahkan sinar mentari

dulu kita sahabat
berteman bagai ulat
berharap jadi kupu-kupu

kini kita berjalan berjauh-jauhan
kau jauhi diriku karna sesuatu
mungkin ku terlalu bertindak kejauhan
namun itu karna ku sayang


persahabatan bagai kepompong
mengubah ulat menjadi kupu-kupu
persahabatan bagai kepompong
hal yang tak mudah berubah jadi indah

persahabatan bagai kepompong
maklumi teman hadapi perbedaan
persahabatan bagai kepompong
na na na na na na na na na

semua yang berlalu
biarkanlah berlalu
seperti hangatnya mentari

siang berganti malam
sembunyikan sinarnya
hingga ia bersinar lagi

dulu kita berjalan berjauh-jauhan
kau jauhi diriku karna sesuatu
mungkin ku terlalu bertindak kejauhan
namun itu karna ku sayang

*Kepompong by Sindentosca*

*dan kini semuanya sudah berubah… entah kepompong itu hilang, pecah, musnah, atau terbang bersama angin...*

Dan aku kembali mendengarkan lagu ini… kembali mengenang sekian cerita dulu kita, dan aku miris merasa bersalah selama ini…

Satu… satu… dan persatu… dulu.. ya itu dulu..

Bersama bumi.. hilang…

 

Minggu, 05 April 2009

..(aku?)... bukan terkutuk...

 

aku tidak mau dikutuk..

aku bukan terkutuk..

aku ingin menjauh jika kau kutuk

ah... tolong aku..

bantu aku ucapkan mantra itu..

biar semua pergi..

tidak kembali..

rasai aku..

hindarkan aku dari sebuah goda... bukan hanya di mata.. hatiku juga

tarik aku jika itu terlalu mungkin kau bantu..

dan selanjutnya...

mohon.... maafku..

bukan saja mendua terus..

tidak indah...

karena sangat tak kan pernah bisa diterima semua

 

Senin, 03 November 2008

lega sudah

akhirnya satu terlepas lagi..

tapi lega...
dan semoga aku tidak akan seperti ini lagi.

amin..

karena aku harus berubah
dan umur harus berubah...

setelah aku mundur dari dunia friendster,
dan sekarang, atau hari ini lebih tepatnya..
aku mundur dari dunia multiply
ya dunia blog multiply yang telah memberikanku teman-teman yang luar biasa..

terima kasih atas pembelajaran dan pertemanan selama ini
aku masih menjadi teman kalian, tapi
maaf dalam dunia dan kesempatan yang lain saja


salam hangat,
arifien

Kamis, 16 Oktober 2008

kan aku....

...................................................................

...................................................................

...................................................................

 

 

 

sebentar lagi sudah 27 tahun..
tinggal menghitung hari..


bukan apa-apa..
tapi sudah terlalu lama aku hidup tanpa apa-apa...

dan, kalaupun aku begini.. karena aku sekian hari lagi.. sudah bukan 26 tahun lagi..

..jadi, biarkan..

 

aku menelan pil pahit ini, lagi.. walaupun tersendat lagi di kerongkonganku..
yang akhirnya sampai susah membuatku bicara lagi..

entah, kenapa hatiku bisa jujur tapi mulutku susah..
untuk itulah pil pahit ini bisa menyembuhkan ku..

ya.. biarkan mereka dengan dunianya sendiri..
dan aku masih disini..

sebuah harap yang tak terlalu berlebih..
sebuah rentetan cerita, bukan ingin dicaci maki.. tetapi memang aku tak ingin dilupakan...

pasti, aku tahu, kamupun merasakan hal ini juga...

dan... aku sekali lagi.. harus menelan ludahku sendiri..
dan biarkan aku jilat sampai habis apa yang telah aku ucap dan ungkapkan..


salah satu inspirasiku.. adalah.. ketika.. aku akan membuat hidupku lebih bermakna dan kembali fitrahnya manusia..

aku akan mendingin

Minggu, 05 Oktober 2008

ini, dan sama saja ternyata...

Aku tidak tenang lagi

Gentayangan di angan dan alam impian

 

Satu mengecewakan dan yang satu lagi bikin kecewa

Jadi, apa bedanya

 

Aku telan lagi ludahku yang sudah berasa asam.. enth manisnya kemana..

Sudah mati rasa mencium bau seperti ini

Apalagi menjilat lagi..?

 

Tak hanya dia..

Dia juga juga begitu..

 

Bagaimana lagi, kalau aku terlempar kesana dan kemari

Tak lagi kata sempurna,.. jika besok mati bagaimana..

 

Apakah dia sudah segan menghidupnya

Yang dicari hanya menciumku..?

Bukan dari sana, bahkan pula bukan dari sini

 

Kasihan aku..

 

Kuludahi saja kah..

Atau aku menjilat lagi..

 

Ya… itu namanya adalah merugi..

Ya kalau saja dia merasa aku memikir dia… tapi nyatalah..

Apalah yang kurasakan..

Percuma

 

Karena memang bulan masih berputar beberapa kali, belum ratusan bahkan puluhan..

Aku pun dulu juga tak sampai menciumnya

Malahan sekarang sudah mati rasa, itukah jawabnya..?

 

Ini bukan jawabku tapi jawabannya..

Bukan inginku..tapi egonya

 

Aku tahu dia sudah tak main hati

Tapi kenapa masih aku kejar..

Bodoh! Itulah yang pas buat aku..

 

Kenapa aku kembali terbodohi kembali..

Bohong! Kalau dia itu sayang

 

Kalaupun itu benar, itu hanyalah mulut berbisa yang siap menjilat jika ada mangsa yang terlalu manis lagi..

 

Hahahahaha…

Hanya bisa tertawa… sekali lagi, kenapa aku tertarik dengan bayangan angan ini

 

Pasti dia tidak merasa.. atau kita tunggu saja apa yang terjadi..

Terpahit senyum dulu saja, karena aku yakin dia hanya diam saja

 

Terlalu tinggi buat dia kalau dia mengakui apa adanya,..

Karena dia tidak ada rasa, itu saja…

 

Atau merasa tertipu olehku..

 

Ah… andai dulu tidak bertemu…

 

 

 

Dan, bila.. firasa itu datang untuk berubah.. kasihanilah dia yang sudah menyayangi dengan tulus serta apa adanya..

Itu adalah perbedaan, dari beda yang ada.. dan tak kunjung menjadi bagian dari niat yang tak berubah

Yang paling ironis lagi, kalau aku teryata tak sesuai mimpinya…

 

Itu saja…!

 

 

Sabtu, 13 Oktober 2007

(hidup baru)... untuk bahagia dia.. (dari sms ibunya)


…awalnya memang berniat mengirim sekian ucapan selamat lebaran ke sekian teman, rekanan, dan saudara lewat sms..

Tak lupa ke orang tua ex. cewekku di Bali…

SMS dikirim : “Mengucapkan, Selamat Hari Idul Fitri 1428 H. Mohon maaf lahir batin. xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx….”

 

Beberapa saat kemudian,

SMS diterima : “Terima kasih, xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx…, Oh iya, Mutiara akan menikah tanggal 10 Novomber nanti, datang ya ke Denpasar”

 

 

Duughhhh!!!!!!!!

 

Jantungku langsung berdegub kencang…

 

Dia akan menikah..????

Dengan siapa..???

Cepat sekali semenjak aku putus dengan dia…

 

Ups..!

Memang hidup baru harus berjalan…..

Kemanakah dulu kalung yang aku pasangkan di Sanur..?? Kemanakah sisa sayang dulu yang masih terasa….??

 

Ah,.. semoga dia bahagia…

 

..dan,.. aku  masih punya sekian episode baru yang segera hadir…

Selasa, 02 Oktober 2007

..menghitung Oktober (part 1)


Sampai saat ini pun aku masih saja terasai oleh berputarnya waktu

 

Adalah sebuah jalan,.. dan sedikit berbelok dari apa dibuat tikungan

 

Dan aku sudah pusing,

 

Sangat-sangat pusing mengikutinya

Adalah batasanku, jika hari sudah kuhitung sampai ke dua.. hingga akhirnya sisa tiga

 

Dan akan ada sebuah ungkapan terima kasih

Dalam,.. selama setengah dalam menahun terkungkung hati…

 

Ucapan ini mungkin berbeda dengan dilakui.., berusaha untuk merealistiskan, dari nasib

Dan saatnya harus pergi…

 

Sangat jujur, sampai sekarangpun aku masih terasa sakit di kepala untuk memikir semua

 

*aku sudah menghitung sampai 2, dan yang ke-5 itulah yang terakhir*

Minggu, 10 Desember 2006

Terakhir.. di blog kali ini...




sedikit saja berucap..


maaf.. dan terima kasih..


 


Arifien