Jumat, 29 Februari 2008

Ayat-ayat Cinta - The Movie ... bikin merinding malam ini..

 

Ow…

Today… agak pulang cepet.. bareng ber4 dari kantor.. kita dadakan pengen nonton Ayat-ayat Cinta

 

Ow.. ow.. walaupun weekday, cuman ternyata penuh euy..

Di Gading XXI akhirnya kita dapat baris L.. waks! Lumayan sih secara bioskopnya gede jadi ga kerasa kalau baris ke empat dari depan..

 

So..so..

 

Film ini bikin merinding..!

Asli..!

Entah kenapa..

Walaupun aku belum baca novelnya.. (ada rencana nanti pinjem temen)..

Tapi pilihan kata, shoot dan editing pas..!!

Walaupun aku agak terganggu dengan plot yang kadang aneh… ataupun sesaat tertangkap gambar yang ga pas..!

*Gila.. sekelas film layer lebar sempat tertangkap gambar peralatan syuting untuk audionya di atas pemain..??*

 

Anyway… Selamat buat Bung Hanung atas filmnya…Bagus..

Akting Fedi Nuril dan Ryanti.. bener2 TOP dah..!!

 

 

So..???

Rabu, 27 Februari 2008

.. dan berikan aku melihat bintang.. saja!

 

Aku ingin sekali melihat bintang malam ini

 

Cukup sekedip saja, aku mohon..

 

Bukankah kamu berjanji untuk tidak bersuara lagi malam

Dari detik lalu sudah kau ucap lewat lirih langit untuk menyatukan aku

 

Bukan bagian hitam di malam

 

Sudah mendekati waktu lebih kelam

Dan…

Kapan aku bisa berteriak aku untuk kujadi lebih hitam..?

 

(lagi) hati2 ya dengan penipuan kartu kredit

OOpss! masih ingat kan dengan postinganku sebelumnya...

YANG DISINI

Tahu ga sih.. hari ini mereka menelepon kembali.. dan begitu dia konform.. dengan ujung2 pertanyaan...

"Bapak masih aktif menggunakan kartu kredit Visa or Mastercard..??"

Jawabku.. "Maaf, saya bukan pengguna kartu kredit"

Wah... aku yakin kebohonganku ini tidak menimbulkan dosa besar, karena merekalah yang memulai dengan sekian penipuan dan kebohongan dulu.

Pokoknya kudu hati2 deeh.. mereka bermarkas di daerah Sarinah Thamrin, setelah aku lacak nomer teleponnya...

huh! tak tahu malu ..tak tahu dosa dengan melakukan penipuan..!

Semoga mereka mendapat azab yang setimpal nantinya..

 

btw, ini aku copykan Surat Pembaca dari detik.com

Dia adalah korban dari modus ini, yang sama persis yang aku alami..

Huhuhu!

Semoga bermanfaat..

------------------------

Hati-hati Penipuan Kartu Kredit Melalui Telepon
Pengirim: Agus Abdulloh Ma'mun

 foto<
http://suarapembaca.detik.com/content_image/2008/02/27/283/20080227-agus-d.jpg> Senin, 25 Februari 2008 sekitar jam 15.30 saya mendapat telepon dari Ibu Zenia mengaku dari VISA & MASTER CARD PUSAT JAKARTA. Dia bilang karena pemakaian kartu kredit bagus dan tidak pernah over limit, saya terpilih untuk mengikuti program WHITE CARD dari VISA & MASTER CARD PUSAT.

Dengan mengikuti program tersebut saya akan mendapatkan:
- Free tiket pesawat 2 orang untuk tujuan ke seluruh Indonesia PP.
- Voucher belanja minnimal Rp 300.000,- per bulan di tempat-tempat tertentu.
- Diskon 10% - 40% dengan menunjukkan White Card jika berbelanja dengan kartu kredit.
- Even bulanan dengan memberikan voucher dan even tahunan dengan memberikan tiket pesawat dan hotel gratis.

Untuk semua keuntungan di atas hanya membayar biaya administrasi satu kali seumur hidup sebesar Rp 3.900.000,-. Untuk pembayarannya bisa dicicil dengan menggunakan kartu kredit yang saya punya selama 10 bulan.

Kemudian saya diminta untuk memilih kartu mana yang akan saya pakai untuk membayar biaya tersebut. Kemudian dia mengarahkan saya untuk menyebut angka terakhir kartu saya dan masa berlakunya seolah-olah untuk konfirmasi seperti yang dilakukan petugas Card Center bahwa saya memang pemegang kartu yang sah. Karena dia sudah menyebut nomor awal kartu dengan benar dan saya anggap dia benar-benar dari Visa & Master Card Pusat. Saya menurut saja.

Kemudian dia minta mengirim faksimil kartu kredit beserta KTP saya. Sebelum saya mengirim faks yang dia minta, saya telepon ke bank penerbit kartu untuk menanyakan program White Card tersebut.

Alangkah terkejutnya saya karena menurut pegawai bank itu saya baru saja melakukan transaksi sebesar Rp 3.800.000,- via internet dengan PT BALE TOUR & TRAVEL. Padahal saya belum memberikan persetujuan dan Ibu Zenia tidak pernah bilang kalau akan langsung mendebet kartu saya. Akhirnya saya minta kepada bank penerbit kartu untuk membatalkan transaksi tersebut.

Sedetik kemudian Ibu Zenia telpon lagi menanyakan faks kok belum terima. Karena merasa dibohongi saya marah kepadanya. Tapi, dia mangkir dan bilang kalau saya tadi sudah bilang iya dan program tidak bisa dibatalkan.

Saya bilang bahwa saya sudah membatalkan ke bank penerbit, tapi dia ngotot bahwa program tidak bisa dibatalkan meskipun saya sudah menghubungi bank karena bank tersebut (Citibank) masih kalah dan kedudukannya di bawah ASOSIASI VISA & MASTER CARD tempat dia bekerja (Apa Maksudnya?).

Agus Abdulloh Ma'mun
Griya Kebobagung A1/01 Sukodono Sidoarjo
agus-makmun@xxxxxx.net
081230259xx

Selasa, 26 Februari 2008

..Indosat, akhirnya aku protes juga untuk StarOne-nya...







Mungkin sudah bosan
dengan beberapa tulisan saya yang memprotes beberapa perusahaan jasa pengenai
service yang diberikan selama ini..



adalah

 


Indosat


Kenapa..?


Begini
ceritanya


Mengingat kualitas Esia masih sangat
kurang baik, daripada hp cdma ku ngganggur, aku mencoba beralih untuk komunikasi
data dan telp lewat starone.


Minggu lalu aku
sempat apply ke Galleri Indosat di Sarinah.


Walaupun saat dating
pertama kali ke Galeri Indosat saya sempat mendapat perlakukan kurang ramah
disana…


 


“Siang, pak.. mau
ambil nomer antrian” sapa aku ke petugas.


“Bapak mo ketemu
siapa?” kata petugas


“Mau ke customer
service pak” jawabku


Ada keperluan apa ke
customer service” kata dia dengan curiga (aneeeeeeeeeeehh)


“Saya mo tanya
produk starone” jawabku lagi (dengan agak kesal)


“Memang produck
staronenya ada masalah apa” tanya dia lagi..

What’s..!!!!!!!!!!! dalam hati aku
berpikir..!


Hey Bung!! Kamu hanya jaga nomer
antrian saja sampai mencurigai pengunjung dan customer yang akan menjadi
pelangganmu...!!!!


>Sebel..!


 


 


„Saya hanya mau
apply starone paska bayar pak..!!!” style="mso-ansi-language: DE">jawabku sebel..


.. dia hanya diam saja dan memberikan
nomer antrian..

Hal ini hampir serupa aku alamin di
Galeri Indosat Metropolitan Mall Bekasi.. (ah sudahlah.. sampai aku harus sebel
dan aku tinggal ngacir...)


 


Nunggu lebih dari 30 menit!
Ow..ow..


 


style="mso-ansi-language: DE">Begitu sampai nomer antrianku
dipanggil aku akhirnya bisa segera mengurus data2
aplikasinya.


:Secara aku sudah sebel sebelumnya
ditambah aku ditunggu temenku di lantai 1, akhirnya dengan agak terburu2 aku
selesaikan semua keperluan untuk aplikasinya.


Dan pihak customer service memberikan
jawaban, jika nomer akan aktif 10 hari kerja dari hari itu (17 Feb) jadi akan
aktif 27 Feb (besok)


 


„“Okay.. thanks..“
jawabku sambil berlalu meninggalkan tenmpat itu.


 


Btw.. Selain apply
nomer itu, aku memang masih menyimpan sim card star one probayar, aku iseng2
telp 111 customer service untuk menanyakan product detail paska bayar
starone.


Salah satunya
adalah.. bebas abonemen (RP. 33.000) jika pemakaian diatas Rp.
100.000


Ow..ow..! ternyata lebih kejam dari pada
Matrix!


bisalah diatas 100rb per bulan, lagian
aku mo pakai internatan.. cincai lah...



Dan.. cerita
berlanjut hari ini..


Aku iseng2 tanya ke
customer service indosat untuk aktivasi nomerku yang (mungkin) besok sudah
aktif..


3> 


“Sudah aktif pak,
sudahbisa digunakan.. untuk cut off pemakaian per akhir bulan, jadi untuk bulan
Februari sampai tanggal 29 Feb 2008” kata dia singkat.


 


“Ow.. jadi kalau mau
bebas abonemen bulan ini, selama 3 hari saya harus memakai 100rb ya buat
pemakaian” kataku


 


“Iya pak” kata dia
singkat


 


“Yah.. ga ada
toleransi buat pemakai nomer baru mas, kan
nomer saya  baru aktif menjelang
akhir bulan, dan kok sekejam itu sih starone, beda ama matrix untuk pemakaian
minimal untuk abonemen, w:st="on">kan sekarang udah ga jaman post paid pakai
abonemen” kataku..


 


“Iya pak, saya tidak
bisa memberikan jawaban sepenuhnya” kata dia lagi


 


“Oke saya tahu,
posisi anda pasti tidak untuk memebrikan keputusan untuk hal itu. Bisa saya
berbicara dengan supervisor anda mungkin untuk kebijakannya” tanya aku
lagi


 


“Tapi biasanya untuk nomer baru yang
aktif di tengah bulan tagihan akan digabung dengan bulan berikutnya“ jawab dia
singkat


 


„Ow... saya tidak
butuh biasanya mas.. saya butuh pastinya..” kataku lagi


 


“Mungkin paka bisa dating langsung ke
Galeri Indosat saja pak untuk lebih jelasnya“ jawab
dia..


 


„Trus.. apa dong
funsgi customer service ini jika saya harus datang ke Galeri Indosat juga, saya
kan bukan
untuk apply sesuatu, bayar sesuatu.., saya hanya butuh kejelasan saja..”
kataku..


 


“Iya pak, dari kita
tidak bisa memberikan keputusan” jawab dia lagi


 


“Oke lah, jadi saya
harus tetep ke Galeri Indosat untuk mengetahui kebijakan ini, dan hanya beberapa
saja di Jakarta Gelri Indosatnya.. dan hanya 1 saja yang buka sampai malam..”
jawabku lagi



“ Udah deh terima
kasih” jawabku sambil menutup telepon..


Akhirnya belum mendapat kejelasan
dari pihak Indosat..


Ow..ow...


Mohon hati2 saja ya
sebelum apply StarOne, apalagi dengan pelayanan Indosat


Ughh!!! Sungguh kaku dan kurang
nyaman.. serta BEDA dengan provider lain...


 


Sabtu, 23 Februari 2008

..cukup di Semarang kali ini..

..oops!.. setelah tadi 3 jam ngendon di Cimod kafe... masih berjalan..jalan.. di Mall Ciputra.. ada events kosmetik dengan ikon BCL.. oh.. rame bener..

segera beranjak.. padahal naksir salah satu polo shirt di Celcius, cuman karena penjaga resek, ga jadi dah... i

dan setelah membaca di internet tentang tempet makan, akhirnya jatuh hati pada resto Gama Ikan bakar n Seafood di jalan MT Haryono..

ternyata dekeet ama Simpang Lima, argo taksi malah hanya sampai ke 6000 perak.

Opps.. begitu masuk. sudah tercium bau ikan bakar yang seddap.. dan suasanya jawa sudah terasa banget..

Resto modern dengan multi konsep.. ada ada konsep tempo dulu, konsep alam, dan konsep jawa..

Waw! gara-gara diriku sendirian.. jadi.. walaupun pengen kalap makan lihat menu2nya yag bikin ngiler.. akhirnya pesen 5 menu (apa aja ya..?? huhuhuhu ntar deh di postingan berikutnya..)

yang jelas setelah itu kenyang.. rehat kurang lebih 1 jam..

akhirnya taksi membawaku ke daerah Lawang Sewu..

Wow..!! ditemani pemandu yang baik hati... menjelaskan bagian-bagian Lawang Sewu..

dan... (oops.. ntar aja deh di postingan berikutnya...)

Habis itu.. meluncur ke deket2 aja sih.. di jalan Pandanaran.. cari oleh2.. duh!

Ntar aku ditagih oleh sekian temen kantor, udah sekian kali ke Semarang ga pernah bawa.. akhirnya.. masuk ke salah satu tempet oleh2 yang unik, asik.. dapat sekotyk gede macem2 oleh2 di tenteng nih.. (semoga gak remuk ya masuk bagasi.. pengennya sih dibawa ke pesawat tapi pihak bandar ga ngijinin..)

Nunggu waktu masih 30 menit lebih.. ehm.. secara disitu juga gabung ama resto kafe,,dipesenlah minuman unik.. dan  akhirnya..

udah capek.. dan puas hari ini.. meluncurlah ke bandara..

Coba ada temen.. pasti lebih seru..

Sudahlah.. udah males extend tiket,.. udah ada 2 undangan besok buat jalan2 ama buat nonton.. ini bentar lagi juga mo boarding (teteup... masih sempet2nya ngenet.. mumpung ada wifi gratis...)

So.. cuaca berubah mendung... semoga penerbangan lancar2 saja..

amin...

kembali.. ke jakarta... pin..!!

....dan.. lagi di semarang pagi...

setelah berjalan-jalan...  ah.. sekedar mengambil beberapa udara (yg lumayan seger) habis semalem di guyur hujan.. bau basah.... bau air.. dan semerbak air lewat udara bercampur menjadi satu dalam dinginnya Semarang pagi ini..

entah ini jalan apa.. entah ini lewat mana.. akhirnya muter juga ujung2nya di Simpang Lima.. akhirnya perut keroncongan aku isi dengan soto ayam di depan simpang lima..

dengan 5000 perak sudah penuh dengan soto ayam plus perkecel .. seddap... ini salah satu soto yang jujur, jujur dalam hal rasa.. gak neko2 tapi mantab!!.. mo nambah sih sebenarnya.. tapi takut kalau ntar makanan laen ga bisa masuk...

huehuehuehue...

setelah berjalan kembali... telp teman sana dan sini..

ujung2nya tetep.. cari tongkrongan yang bisa wifi .. masih di kawasan mall ciputra.. di citra media tepatnya... sambiill.. ditemani coklat panas plus.. roti bakar..

kayaknya seddap menemani waktu sejenak sambil internetan disini..

 

hooohaaaheeem.....

*duh sayangnya foto2ku ga bisa ke upload nih.. karena (dasar notebook kantor di protect ga bisa pasang mmc kamera).. hah!!*

..semarang in...

baru datang udah makan nasi bakar di daerah candi baru..

begitu urusan selesei (bentarrr banget).. kaburr ke simpang lima..

xixixixi... (edan!) disempet2in nonton 21 di mall citraland (heran..) sambil mantengin anak2 ABG Semarang... lutju..lutju euy... *nonton film apa hayooooo....*

bis itu makan lumpia plus jus tape nata de coco... (seddap...)

telp.. buat extend tiket...

duh! hujan kan..???

masih di simpang lima.. cari coklat panas  buat ngangetin badan.. dan sepotong donuts...

..

tanya sana tanya sini...

akhirnya... naek becak... (oops!) dan.. sampailah.. di sebuah hotel...

xxxxxxxxxx

eh... pagi2 udah nangkring di simpang lima.. ntar lagi mo jalannn...

*eeeh.. kayaknya keren juga tempet2nya... telp buat extend tiket lagi...* hah!!!*

dan...

bis ini mo kemana ya....

Rabu, 20 Februari 2008

..(gak penting).. besok mo madol aahhh

Mo mandi ahhh…

Trus bobok…

 

Eits..!

 

Besok gak ngantor sih..

Habis ke kantor imigrasi jak-sel mo madol..

 

Hah..!

Kalo bisa..

Ngarep….

 

*gakpenting.com*

(last minutes).. kebiasaan lagi.. dan!! hari ini. terjadi yang seharusnya tidak..

“Kayaknya sibuk fin..” sapa Maria temen satu divisiku..

 

“Ah.. biasa aja kok..”

 

“O.. lo lagi ngerjain report camp tool yak.. buat meeting kapan…?”

 

“Buat hari ini jam 2”

                                                                                                

“Lo gila yaa… baru buat sekarang.., lo seharusnya seminggu yang lalu ngerjainnya..”

 

“Ya mo gimana lagi.. ada waktunya sekarang..”

                                                                                       

“Lo yakin selesai, lo ga minta tolong Heru buat ngerjain”

 

“Dia lagi sibuk kayaknya, selesai lah.. bentaran juga kelar nih..”

 

“Lo minta review dulu ama boss sebelum lo presentasi ya..”

                                                   

“Yupe..pastinya..”

 

Sambil aku ngerjain… sambil aku beberapa kali telp ke beberapa extention telp kantor.. atau online MS Office Communicator buat tanya-tanya beberapa istilah..

 

Ini adalah presentasi pertamaku untuk report ini.. entah report apa jenisnya.. pastinya demikian bentuknya..

 

Ah.. selesai..!

 

Tut….suara telp berbunyi… dari temen di gedung sebelah..

“Makan siang yuuk.. udahjam 12 lebih..”

                                      

“Ntar dulu ya.. kirim imel report dulu ke boss”

Sambil aku mengirim file report tadi buat direview boss ku buat presentasi beberapa jam lagi..

 

Send!

Yes… cabut makan siang..!

 

Gila.. nambah nasi..

Maklum habis jalan siang..

Huehuehuehue..

 

Menjelang jam 2 sore,ada reminder muncul di monitor.. kalau presentasi mulai 5 menit lagi..

Dan.. jam 4 sore.. akhirnya sudah bisa menghirup udara segar diluar ruang meeting..

 

Last minute…. Kebiasaan..!!

 

..(pagi atau siang..) dan.. bisa jalan mencari keringat.. eh jadi bandel..

Entah kenapa hari ini tadi aku berpikir ke kantor jalan kaki..

Aneh..!

Melintasi jalan Perintis Kemerdekaan .. sampe ke Cempaka Mas trus lanjut masuk jalan A Yani..

 

Intinya.. pengen segeran saja..

Secara tidur abis shubuh nyenyak banget… sampe bangun udah jam 9 pagi.

Hah..!!

Langsung mandi ganti baju… dan..??

Kenapa gw malah ga naek bus, atau motor atau taksi.. untuk segera sampai kantor..

Ah bodo ah..

Bukan karena malas ke kantor.. cuman ya pengen aja sesekali keringetan jalan kaki..

 

Sepanjang perjalanan melewati kampung pedongkelan.. banyak anak2 kecil mainan.. beberapa warga yang memulai beraktivitas.. entah jualan… entah duduk-duduk di pinggir jalan..

Melewati banyak sekali pedagang asongan.. suara bus menderu-deru.. polusi dimana-mana.. beberapa sopir angkot ugal-ugalan..

Tak mau kalah.. pengendara motor meliuk-liuk berusaha sampai tujuan dengan cepat…

Melintasi bawah kolong perempatan Cempaka Mas.. ada beberapa gelandangan dan pemulung masih tertidur,, terdapat mobil Satpol PP bersiaga disana.. entah untuk urusan apaan..

Dan beberapa pengamen jalanan menyanyikan bait-bait lagu mengirinya lampu merah menyala berganti hijau.

Ada pula pedagang yang berusaha menjajakan dagangannya sambil berusaha mengintip pengemudi mobil dengan kaca tertutup rapat..

 

Atau malah ada pengemis yang rela terduduk dengan muka lesu..

 

Ah..! aku masih terlalui oleh lalu lintas yang padat.. dan panas matahari lumayan menyengat juga di jam segitu..

Tak terasa sudah lebih 30 menit aku berjalan..

Dan akhirnya.. aku sampai di dekat pintu tol Cempaka Putih, saatku untuk berbelok.. disambut oleh 2 bus mogok disana.. dan saat mendekati jalan di kantorku yang notabene dekat dengan Pengadilan Negeri, beberapa calo mulai menawariku.. ah.. entah.. aku dipikir mau siding kali disana..

 

Oops..!!

Sudah siang juga aku datang hari ini ternyata… udah sepi di halaman kantor..

 

Aku terus beranjak masuk.. berjalan melewati pantry dan menyapa beberapa OB yang sedang membuat minuman..

 

“Pagi pak.. kopi hitam ya biasa..” sapaku kepada salah satu OB langgananku..

 

Sambil aku berjalan.. melewati section Engineering.. dan ada sapaan..

 

“Siang fin.. “ …

 

“Hey.. udah siang ya…”… jawabku sambil aku tersenyum…

 

Dari ujung aku lihat ruangan bossku sudah menyala.. dari sana aku lihat bossku sudah ada dan entah sedang berdiskusi dengan siapa..

 

Lalu aku duduk.. dan masih dengan letih di badan.. dan keringat.!

 

“Oh.. lumayan jalan pagi.. eh siang.. hari ini..” pikirku..

Segera aku teguk air putih di depanku.. mengisi perutku yang  masih kosong pagi ini.. eh siang ini….

 

Dan. Beberapa saat kemudian tak terasa udah jam istirahat…

 

Dan beberapa saat melewati jam 5, aku buru-buru keluar kantor.. absent dan cabut..

 

“Pulang dulu pak.. pengen lihat matahari..” sapaku lagi ke OB langgananku…

..(dan lagi) pengen bermain foto kembali..

“Fin.. bisa moto lagi ga..?”

 

“Emang kenapa..?”

 

“Gini, adik gw mo merit, lo potoin dong..”

 

“Ya.. gw kan lama ga pegang kamera brur.., kali aja tangan gw dah kaku”

 

“Gak lah.. gw yakin lo bisa..”

 

“Itu kan acara penting, kalo hasilnya ga bagus ya gw ga enak lah..”

 

“Udah deh, lo mau bantu gw apa ga..? lo mau bayaran berapa..”

 

“Boro-boro bayaran brur.. belum mikirin bayaran..gw ga pede aja lagi..”

 

“Yah.. elo.. dari dulu alesannya itu mulu..”

 

“Gw kan bukan fotografer..”

 

“Udah deh lo pake kamera gw, lo yang moto yaks, ga lucu kan kalo gw yang moto, masak adik gw merit gw yang moto, ntar gw ga muncul di foto, hahaha”

 

“Ah.. kau alesan lo aja pengen nampang”

“Gw mau kalo candid…jadi gw second fotografernya..gw ga mau jadi fotografer utama yang kudu motoin resmi gituan..”

 

“Yowes.. tapi lo mau kan..?”

 

“Ya gimana lagi..”

 

Akhirnya dilanjutkan dengan membuat beberapa konsep, shoot mana yang sekiranya bagus.. menyesuaikan konsep dan jenis acaranya..

Mikir… dan nentuin ide2 yang sekiranya bisa menjadi ide yang cemerlang dan unik..

 

Semoga kali ini aku bisa lebih percaya diri.. walaupun udah beberapa saat aku puasa untuk moto.. bukan kenapa cuman lagi buntu kadang ide2 kayak gituan..

 

Dan deg-degannya itu yang susah… maklum.. penyakitku ini sering kambuh disaat gak tepat, iya.. nervous.. kalo begitu.. errgh! Sebel jadinya…

 

Dan… semoga konsep buat prewed (lagi) yang sedang dibuat bisa lancar.. dan bisa kembali menekuni fotografi…

 

Dari pada ngantor mulu…. Bosen juga kan..

 

 

Sabtu, 16 Februari 2008

.. kali ini.. aku adalah..

Adalah aku.. kali ini mencoba untuk

Menjadi manusia lagi

 

Adalah aku jika nanti aku ada, sentuhi aku

Yang tentunya aku akan membawa

Dari apa yang kamu ingini

 

Adalah aku,

Dalam semburat warna, bukan kelabu, biru ataupun..

 

Bukan aku,

Apabila disitu muncul sembilu, diri dan kamu membenciku

 

Dan.. awal malam ini, untuk dingin..

Semenjak aku tahu, malam begitu gelap

 

Aku dan adalah bagian

Dari rasamu

Hiruplah untuk hidup..

 

Apabila aku ada… itupun karena mereka masih dipenuhi sayangku.

 

 

Kamis, 14 Februari 2008

..ya.. dan Valentine.. itu gak penting kan..? buat apa coba..?

Buat aku sih Valentine ga penting!

 

Ya aku sih menghargai berbagai ucapan selamat Valentine lewat sms atau lewat imel.

 

Tapi…

Gak ada untungnya kayak gituan..

 

Emangnya itu apaan sih..??

 

Dan…

 

Yang penting kan aku sayang semua…

(aneh) menurut aku sih ini penipuan lewat telepon.. *dasar.. emangnya aku bisa digituin.. hati2 yaaa*

Disaat menjelang sore, hari ini.

Waktu menunjukkan pukul 3 sore, kurang lebih.

Telp kantor berdering.. deirngan nadanya menunjukkan jika itu pangilan dari luar kantorku, bukan telp intern

 

Ups! Aku cek caller IDnya.., jadi aku bisa tahu dari mana sekiaranya telp itu berasal..

+6221398****

Oh.. mungkin dari sebuah perkantoran di sekitaran Thamrin,.

“Hallo sore,..” sapaku..

“Selamat sore, ..bisa dengan bapak Arifien””  suara diujung telepon menyambut ucapku.

“ Iya saya sendiri, darimana ini, bisa dibantu” tanyaku singkat, karena sepertinya aku belum mengenal suara diujung sana.

“Saya Indri, dari W** Card Jakarta, saya mau tanya pak, saat ini masih sebagai pengguna aktif kartu kredit Visa atau Mastercard?” tanyanya selanjutnya.

“Iya, masih… emang kenapa mbak” tanya agak mulai perhatian dengan topik pembicaraan.

“Saya dari W** Card sebagai perusahaan rekanan data dari Visa dan Mastercard akan menawarkan W** Card, dengan berbagai macam keuntungan pak” awal dia memberi penjelasan

“Trus…” kataku singkat mengharap cerita diujung telepon biar berlalu dulu.

“Dengan memiliki kartu ini bapak akan mendapatkan diskon di berbagai macam tempat. Seperti di restoran, kafe, rumahsakit, tempat pembelanjaan, hotel dan lain-lain diskonnya sampai 50%, dan karena ini masih ada promo. Jadi bapak nanti akan mendapatkan gratis tiket pesawat dari Jakarta” katanya berusaha menjelaskan.

 

“Ini apaan sih kartunya, kok baru dengar saya, seperti apa kartunya. Tapi anda mendapatkan nomer telepon saya dari mana ya?” kataku mulai curiga, dengan nada bicara tinggi.

 

“Kita mendapatkan data dari database Visa dan Mastercard pak” jawabnya dengan nada bicara sudah merasa takut (sepertinya).

 

“Oya? Wah… nama sebesar Visa dan Mastercard ternyata dengan mudah menyebarkan nama dan telpon nasabahnya ternyata” jawabku lagi.

 

“Ini dengan bapak Arifien di PT Si***ns Indonesia kan” kata dia meyakinkan.

 

“Iya ini saya Arifien, sebentar.. anda mendapatkan data saya dari mana dulu” kataku agak mulai marah.

 

“Ini data dari database pak” kata dia singkat.

 

“Sebentar.. Visa dan Mastercard itu banyak bank yang menggunakan lisence nya yak, anda pastinya tahu saya pemegang kartu dari bank mana dulu” ujarku mulai mencurigai suara diujung sana.

 

“Saya tidak tahu pastinya bapak di bank mana kartu kreditnya, yang jelas. Saya mendapatkan data dari banking 18, disana datanya dari berbagai maam bank” katanya berusaha menjelaskan lagi, entah benar atau tidak aku terasa mulai agak marah dengan sekian statemen dia yang mulai mencurigakan.

 

“Ok.. trus mau anda sekarang apa..? Jelas kan lagi kartu itu” tanyaku dengan berharap aku ingin mengetahu lebih lanjut seluk beluknya lebih dalam.

 

“Iya pak, kalau bapak berminat hari ini akan kita kirimkan kartunya oleh kurir kita. Kartu ini sebagai kartu diskon dan selama promo ini bapak akan mendapatkan tiket pesawat ke luar kota dari Jakarta” katanya dengan logat kurang professional.

 

“Sebentar…! Tiket pesawat dari Jakarta keluar kota? Kemana nih maksudnya? Luar kota itu banyak mbak..” jawabku menyela.

 

“Ya keluar kota pak, seperti ke Bandung…. Atau..”

Belum sempat dia meneruskan kata-katanya.. aku potong dengan ..

 

“Ke Bandung kok naik pesawat mbak… aneh..” kataku..

“Emang bekerja sama dengan maskapai mana mbak,..?” kataku lagi..

 

“Ya nanti bapak terserah mau memakai maskapai mana, apa saja” jawabnya..

 

Aku benar-benar sudah curiga dengan hal ini, tapi aku iseng-iseng melanjutkan investigasiku kali ini.

 

“Trus nanti gimana selanjutnya…?” tanyaku pengen tahy

“Nanti kurir kita hari ini akan mengantarkan kartunya pak.. “ jawabnya dengan agak ketakutan.

 

“So… pasti ujung2nya saya harus bayar kan..?” kataku sedikit menghakimi.

“Selama setahun iurannya 1.899.000 ribu pak, tapi bisa diangsur selama 10 kali, jadi pembayaran pertama sekitar 180ribuan”ujarnya lagi.

 

“Ow… trus nanti saya bayarnya gimana?” tanyaku melajutkan investigasi.

 

“Nanti akan kita masukkan ke tagihan kartu kredit bapak” katanya…

 

“O…. begini caranya, jadi anda pasti sudah tahu dong nomer kartu kredit saya. Gimana sih.. anda dari tadi berbelit-belit. Maunya apa..??” emosiku akhirnya lepas juga lewat suara.

 

“Sebentar… ini perusahaan anda namanya apa..?? berkantor dimana dan nomer teleponnya berapa” tanya memberikan tes pertanyaan..

 

“Saya dari W** Card pak” jawabnya.

“Iya saya tahu, tapi kan anda punya nama perusahaan kan..?? Di mana alamatnya?” kataku keras.

 

“Di jalan Sarinah Thamrin” jawabnya pelan dengan logat yang kurang fasih berbahasa Indonesia.

 

“Heh… jalan Sarinah Thamrin itu tidak ada ya.., Sarinah ya di sarinah jalan Thamrin ya jalan Thamrin..” kataku lagi

 

“Ini di jalan Thamrin pak, di Menara Eks****if lantai 1*..” kata dia akhirnya mengaku..

 

“Oke.. saya catat.. nama anda siapa dan nomer teleponnya berapa?” kataku berusaha mengakhiri pembicaraan ini.

 

“Saya Indri pak nomer telp 398****” kata dia akhirnya menurut ke aku.

 

“Baik pak, mungkin nanti atasan saya langsung yang akan berbicara lebih lanjut” kata dia sambil berusaha menyambungkan pesawatnya ke orang lain.

 

Beberapa detik tidak ada suara.

“Klik!!!” akhirnya telpon aku taruh..

 

Beberapa saat kemudian. Telepon di mejaku berdering lagi. Aku lihat nomer pemanggail seperti yang tadi.

“Iya siang “ sapaku.

“Dengan bapak Arifien, saya dari bagian Finance atasannya Indri yang tadi berbicara dengan bapak..” kata diujung.

 

“Iya, bisa saya bantu” ujarku kemudian

 

“Gimana pak dengan penjelasan staf saya tadi, bapak sudah mengerti dengan penjelasan yang diberikan?” tanya dengan sedikit ramah.

 

“Belum, saya belum mengerti, dari tadi berbelit trus” kataku berusaha memberikan klarifikasi.

 

“Dibagian mana yang belum jelas pak?” kata dia ingin membantu menjelaskan (mungkin).

 

“Sudah deh bu, saya tidak ada waktu melayani kayak ginian. Makasih” kataku akhirnya menutup telepon dengan sepihak.

 

Ups..! baru bisa menarik nafas lega..

 

Dalam hitungan detik…

Telepon berering lagi, dari nomer yang sama…

Aku tekan tombol reject.

 

..dan..

 

Berdering lagi…

Aku tekan tombol reject lagi..

 

So..

 

Berdering lagi..

Aku tekan tombol itu kembali..

 

 

“hah!!! Gila ini orang.. ngebet mulu… apa sih maunya, udah jelas-jelas gak jelas begitu.. memangnya aku tertarik dengan begituan..”

“Malas…!!!” kataku dalam hati akhirnya.

 

Dan akhirnya telepon itu aku gunakan saja untuk menelepon temenku, dari pada diganggu oleh deringan gak penting dari orang yang gak jelas mengharap apaan itu.

 

Dududududud…

Minggu, 10 Februari 2008

antara .. hari ..

antara... kelapa gading dan pulomas..

antara pulomas dan setiabudi.. antara setia budi dan mega kuningan...

antara kelapa gading dan mampang

antara jakarta dan bandung

..dan..

antara paris van java dan ciwidey..

dan akhirnya..

antara kawah putih dan situ patengan

 

serta.. antara bandung dan jakarta

dan lagi ujungnya...

antara jakarta dan semarang

 

hah!!

Minggu, 03 Februari 2008

duh... mo kemana setelah dari bandara...????

mo sedih.. mo ketawa.. mo sebel... atau..??

sebenarnya sih pesawat jadwal jam 7 malam, tapi ini udah diikutkan ke perbangan 2 jam sebelumnya tapi tetep aja berangkat jam 19.50 itu kalo tepat waktu yak..??

info di bandara sukarno hatta masih padat... jalur masih  macet.

oopss!!!

belum lagi ntar kudu muter2 tangerang buat cari jalur alternatif..

dan..! info dari temen komplek kost dikepung banjir.. jadi kudu jalan kaku nembus aer sejauh sekitar 2 km..

hah..!! soalnya taksi pasti ga mau nembus air..

:(

dududududu..!!!

 

*sambil nunggu di bandara juanda sendirian...*

Sabtu, 02 Februari 2008

(esok...) dan selamat datang di Jakarta yang penuh air...

Besok.. diriku siap mengarungi banjir di Jakarta..

Walaupun kata Garuda pesawat masih on schedule, pastinya besok teteup delay..

 

Wah.. tol bandara pasti masih ditutup.. kudu menerobos jalur alternatif masuk ke kota Tangerang…

 

Ehm.. pasti di bandara Cengkareng masih banyak penumpukan penumpang..

Taksi pasti susah carinya..

Dan… butuh berjam-jam pastinya untuk sampai di kostku..

 

Halah… halah..

Jumat, 01 Februari 2008

banjir...??! di Jakarta.... untung.... tadi...

ui..ui...
kabar-kabar dari temen-temen dan lihat di detik.com Jakarta lagi banjir lagi yak..
Banyak jalanan macet habisss...
 
Untung dan syukurnya tadi pagi aku ke bandara jam 5an pagi, jadi masih lancar habis... scecara katanya 150 penerbangan ditunda...
oops!!!
 
dan... saat ini ngebetin habis..!
karena wifi di Surabaya (delta plaza) akses MP ga bisa...
huh!
jadi kirim postingan by e-mail..
 
semoga banjir di Jakarta cepet pulih lah.. ngeri juga kalo kostku kebanjiran..
jangaaaaaan...!!!!