Selasa, 05 Maret 2013

Pengalaman pahit booking tiket pesawat online di AirAsia dengan kartu kredit


Saya kali ini akan berbagi pengalaman saat melakukan booking atau pembelian tiket pesawat AirAsia melalui internet dengan redeem BIG Poin.
Jujur saya sangat kecewa sekali dengan system IT dan Finance di AirAsia, serta pelayan call center AirAsia Indonesia yang sangat tidak kooperatif dalam memberikan solusinya.

Kronologinya seperti ini.

Pada tanggal 13 Februari 2013, saya melakukan booking tiket pesawat AirAsia Jakarta-Ho Chi Minh City PP dengan redeem BIG Poin melalui website.

Setelah memilih tanggal yang sesuai yaitu berangkat dari Jakarta 9 Maret 2013, saya redeem sesuai poin yang saya miliki dan memang memungkinkan untuk jumpah poin saya.

Terdapat sisa pembayaran yang memang harus saya bayar disana, yaitu fuel surcharge dan pajak.

Kebetulan saya memiliki EGIFT Voucher AirAsia senilai MYR 50, dan saya menggunakannya untuk mengurangi pembayaran nantinya.

EGIFT Voucher sudah ok dan confirmed. Done.

Balance pembayaran yang masih harus saya bayar adalah Rp.434.033,34
Dan saya menggunakan pembayaran tersebut dengan kartu kredit.
Saya menggunakan kartu kredit saya pertama.
Gagal.
Saya coba lagi, gagal lagi.
Entah berapa kali lagi, dan terus gagal.

Sampai saya gunakan 2 kartu lagi yang berbeda dan selalu tidak bisa.

Saya penasaran, saya telp bank penerbit 3 kartu saya diatas.
Dan mendapatkan jawaban dari bank, bahwa kartu saya tidak ada masalah dari segi limit. Dan memang baru saja terjadi pembayaran berkali-kali di situs AirAsia.com

2 kartu saya bisa saya cancel pembayaran yang sudah ok, dan kembali ke kartu saya.

Ada 1 kartu yang memang saya terlambat konfirmasi dari bank (yaitu keesokan harinya), bahwa di kartu HSBC AirAsia saya pembayaran berhasil sebesar nilai tersebut pada tanggal 13 Februari 2013.

Saya mencoba telp Call Center AirAsia Indonesia (bahkan sampai berkali-kali) untuk mengkonfirmasi atas pembayaran yang berhasil dilakukan oleh HSBC AirAsia.
Dan saya sudah memberikan approval code dari bank untuk dilakukan pengecekan oleh tim Finance AirAsia, dan katanya membutuhkan waktu 2-3 hari kerja. Fine.

Setiap tiga hari saya menelepon lagi call center AirAsia Indonesia katanya masih dalam proses.
Sepertinya ada yang gak beres nih.
Sayapun berinisiatif menelepon call center AirAsia di Malaysia, dan komplain melalui situs AskAirAsia juga dan membuat laporan sampai 2 kali mengenai hal ini. Tetapi sampai detik ini tidak mendapat jawaban juga.

Dan…

Hari ini, 5 Maret 2013. Saya berinisiatif menelepon Call Center AirAsia Indonesia dan mendapat jawaban yang mengejutkan jika menurut finance AirAsia pembayaran saya gagal alias tidak masuk.

Saya mencoba menelepon Bank HSBC dan memastikan lagi (sampai 3 kali saya menelepon) transaksi saya tgl. 13 Februari 2013 tersebut senilai Rp. 434.033.34 dan semua call center bilang, OK. Confirmed.
Dan karena cetak billing tagihan saya baru per tanggal 6 Maret 2013 sehingga saya baru bisa menerima lembar tagihan kartu HSBC AirAsia saya paling cepat tgl. 11 Maret 2013. (lewat pos).

Call center AirAsia Indonesia tetap bersikukuh bahwa saya belum melakukan pembayaran dan mereka butuh bukti cetak tagihan saya. Walaupun hanya temporary billing.

Saya menelepon call center HSBC untuk meminta billing sementara melalui e-mail tidak bisa. Bahkan jika saya minta ke kantor HSBC terdekatpun katanya tidak bisa.

Fine!

Masalahnya disini adalah…

Penerbangan saya ke Vietnam ini adalah per tanggal 9 Maret 2013.
Dan besok sudah tanggal 6 Maret 2013. Dan kondisi saya saat ini sedang bisnis trip urusan kantor keluar kota.

Saya sudah booking hotel di Vietnam, dan juga membuat rencana schedule di Vietnam nantinya juga dengan rekan saya disana.

Kalaupun saya tidak bisa berangkat hanya karena tiket saya tidak confirm, siapa suruh tanggung jawab?

Saat saya menelepon kembali call center AirAsia Indonesia untuk menanyakan hal ini, dan jika ternyata setelah tgl. 9 Maret 2013 dan setelah billing tagihan kartu kredit HSBC AirAsia saya dapatkan yang akhirnya membuat saya tidak jadi berangkat terbang karena tiket saya belum juga issued. Apa solusi dan tanggung jawab AirAsia?
Call center hanya menjawab, “Ya tinggal di refund saja pak untuk pembayaran kartu yang masuk”

Duh! Hal ini membuat saya naik darah.
Dimana letak tanggung jawab AirAsia menyikapi hal ini dan sistem mereka yang selalu error saat dilakukan pembayaran online.

Saat saya mengkonfirmasi awalnya, apakah bisa dilakukan pembayaran untuk sisa pembayran ini melalui sales office, call center pun bilang tidak bisa.
Harus online.

Apakah saya harus mencoba kembali dan selalu error?
Sudah tidak terhitung berapa kali saya menelepon Call Center AirAsia Indonesia?
Bagaimana nasib bookingan hotel saya di Vietnam?
Acara penting saya di Vietnam?
Jika saya booking tiket mendadak sekarang ke Vietnam, harga sudah melambung tinggi sekali.

Dan menurut call center AirAsia Indonesia. BIG Poin dan EGIFT Voucher AirAsia saya tidak bisa kembali lagi, karena sudah confirmed jika ternyata saya tidak jadi berangkat karena system error yang mengakibatkan tiket saya tidak confirmed.

Yang harus digaris bawahi disini adalah :
Sebagai informasi, pihak Bank HSBC sudah mengkonfirmasi bahwa transaksi saya OK. Namun dari tgl. 13 Februari 2013 sampai 5 Maret 2013 (waktu yang cukup lama) pihak AirAsia membutuhkan waktu untuk cek dengan finance untuk pembayaran ini (yang katanya hanya butuh 2-3 hari kerja), itupun saya yang selalu mengingatkan menelepon sendiri. Dan hasilnya tgl. 5 Maret 2013 pembayaran tidak diterima.

Saya hanya punya waktu 3 hari kerja untuk menyelesaikan hal ini, jika ingin tetap terbang ke Vietnam dan tidak rugi hal-hal tersebut diatas.

Apakah saya harus ke kantor sales airasia dan memperdengarkan call center HSBC untuk mengkonfirmasi pembayaran saya yang berhasil? Apakah akan menyelesaikan masalah?

Sampai saat ini saya sudah sangat dirugikan atas waktu, biaya menelepon sana-sini. Dan akhirnya gagal.

Saya tinggal menunggu waktu mendapatkan billing tagihan HSBC saya dan saya akan tunjukkan ke AirAsia Indonesia jika selama ini system mereka gagal dan error.
Dan apa reaksi AirAsia jika ternyata system mereka yang error dan gagal?

Semoga pengalaman saya bisa menjadikan pelajaran bagi semua.
Dan semoga AirAsia bisa meningkatkan sistem IT, Finance dan juga call center menjadi lebih baik.

Saya pribadi tidak tahu lagi harus menyelesaikan dengan cara seperti apa lagi.

Terima kasih.

7 komentar:

Anonim mengatakan...

Kami turut prihatin atas kejadian yang menimpa anda. Besok-besok, bisa pesan tiket pesawat melalui kami.

EXPLOR mengatakan...

Saya Juga mengalami hal yang sama. bro. Saya pesan tiket online ke malaysia.
Saya coba lebih dari 20kali dalam jangka waktu yang berbeda.
Kalo memang pihak AirAsia belum siap memberikan pelayanan boking online harusnya tidak di twarkan di website.
KECEWA BERAT
saya melakukan pemesanan tgl 13/08/13

admin mengatakan...

Saya juga barusan kejadian ni bung arifien, pembayaran dg kartu kreditnya di-declined trus. Blum ngecek sih akhirnya keproses atw gk pembayarannya sama bank. soalny booking malem2 dan besokny minggu.

Kalo mas sndiri penyelesaian akhirnya gimna ya? bisa tolong dishare. trims.

sonny eldorado mengatakan...

SAYA juga begitu saya ada visit KL-SUB beli pulngnya aja , di tanggal 16jan 14 , nah saya melakukan pembayaran kartu credit cimb niaga juga di tolak / decline WHT every error in the last time payment, #DAMN , dan gk tau ada confirmasi atau tidak pemabayaran saya? kecewa sekali saya , SYSTEM online nya jelek BANGET #SANGAT KECEWA

Patrick Pakpahan mengatakan...

baru sejam yang lalu saya mengalaminya pak, di nusatrip.com, pihak bank saya sudah mengkonfirmasi bahwa transfer yang saya lakukan berhasil, namun status tiket saya masih menunggu pembayaran dan sekarang gagal akibat habisnya batas waktu yang diberikan, dan CS nusa trip baru tersedia esok pagi.
Saya tidak akan membeli tiket secara online lagi setelah tau tidak sedikit korban seperti bapak.

flavi Avi mengatakan...

Sama pak.. saya juga barusan mengalami hal yang sama.. berkali2 transaksi di web airasiago.com munculnya gagal, tapi di kartu kredit sudah berhasil didebet sampai 2x. bingung telp CS nya selalu sibuk. sudah kirim email tapi belum ada respon. akhirnya bisa terselesaikan tidak ya pak kasus2nya? jadi kapok mau order via web lagi..

blog poster mengatakan...

Iya, baru saja saya pakai sistem airaisyah, mau beli tiket secara online jog kul untuk akhir bulan agustus sampai awal bulan sept 2018, beberapa kali gagal. waktu habis hampir satu jam!

Harusnya Postingan seperti ini menjadi catatan serius bagi pihak airasia. harusnya Juragan airasia mencak-mencak dan marah-marah kepada pihak penanggung jawab tukang mengelola TIK dan layanan berbasis IT di airasia. Bila masih tidak becus, harusnya mereka ditendang keluar dari sana ganti dengan oursource yang lain.

Ini kan memalu malukan perusahaan airasia. Lha wong jamannya sekarang sudah online lha kok sistem nya yang dipasang di sana tidak handal? Apa ini tidak merugikan konsumen?

Untungnya pihak airasia tidak peka terhadap postingan seperti ini, sehingga saya yakin kejadian ini akan selalu berulang-ulang menimpa calon pembeli tiket lewat web airasia online. Jadi meski sekarang sudah tahun 2018, eror itu masih saja terjadi. Ini adalah bukti ketidakhandalan sistem online ariasia.

Saya kira, calon konsumen lain yang merasa dirugikan perlu posting di sini secara rame-rame lalu hendaklah ada salah satu dua orang konsumen yang memberitahukan langsung kepada juragan airasia baik perwakilan indonesia maupun malaysia atau negara lain, bahwa bukti ketidakandalan sistem sudah terlontar dari mulut ke mulut di mana -mana. Tahun 2018 sistem masih belum dependable dan belum ampuh melayani pembelian tiket secara online.

Semoga ke depan lebih baik. Aamiin.

Saat saya megetik ini sudah jam 9:00 5 maret 2018, saya mulai booking tadi sejak jam 8:00 wib. Usaha booking tadi pagi, menghasilkan pembayaran yang tidak berhasil.

Terakhir saya mengulangi booking dari step awal, Sistem malahan munyer-munyer dan sekarang masih munyer-munyer di layar laptop saya.

Ini bukti munyer-munyer sistem booking, berhasil aku foto:


bukti sistem booking airasia yang gagal dan munyer-munyer saya foto