Jumat, 18 April 2008

..kuputuskan saja, menerima tawaran itu.. (dan jadi sering ke Bogor) nantinya...

“Fin, ke ruanganku sebentar dong….” suara di ujung telepon, sesaat begitu aku mengangkat telepon..

Dan sebelumnya tertulis di display telepon, sebuah nomer dan nama tercetak, jika itu adalah seorang GM dari divisi lain.

 

“Ok pak…” jawabku..

 

Ehm.. udah menjelang pukul 8 malam, disaat sekian menit menjelang aku pulang, secara tadi ada meeting jam 3-5 yang membuat sekian kerjaan kepending, dan akhirnya aku putuskan agak beberapa jam pulang telat.

Ah.. nanyain project apa lagi ya..?, secara sudah hari jumat dan sudah malam, biasanya pikiranku udah agak-agak ga nyambung untuk ditanyain pekerjan.. udah bau weekend sih.. heheheh… Ah.. sekali lagi sekian pikiranku berkecamuk, sambil aku menuju ruangan dia.. Ya sang empu yang meneleponku tadi

 

“Ya pak…” aku menyapa sambil aku duduk di kursi di depan dia..

“Gimana Fien..” sapa dia..

“Gimana apanya nih pak..??” jawabku ringan.. jawabku santai

“Ya.. secara general saya tanya..” tegas dia lagi

“Ow.. baik-baik saja lah..” jawabku sambil ngebehanin sepatu kets bututku hari ini..

 

“Fien,.. aku mau minta tolong sama kamu.., ya inikalau kamu ga keberatan juga sih..” kata dia..

 

“Ok.. kenapa pak..” jawabku sambil sekian aku membayangkan kerjaan project-project dan sekian progress kali aja dia bertanya sekian perkembangan pekerjaan commercial.

 

“Gini,.. aku di rumah punya 3 usaha,.. dan intinya aku minta bantuan aku buat menyelesaikan urusan keuangannya” kata dia sambil mengambil kertas dan mengambil pulpen..

 

“Ya.. aku mulai terbuka nih sama kamu, .. gini.. aku hanya pengen kamu audit dan ngebenerin sistem dan semua urusan keuangan di 3 tempat usaha ini..” lanjut dia sambil membuat sekian gambaran umum jenis-jenis 3 usaha ini…

 

“Oh… selama ini perkembangannya sampai dimana pak memangnya..” tanyaku basa-basi..

 

“Sebenarnya sih sudah ada sekian staf keuangan disana, cuman aku sebagai pemilik, mungkin kurang ada waktu buat meneliti sekian urusan itu.., jadi aku minta bantuan kamu..” kata dia lanjutnya..

“Gimana, nih.. pertama dulu nih sebelum kita lanjut, kamu berminat ga..? Lokasinya ketiganya di Bogor lho..” kata dia

 

“Wah.. saya sering ke Bogor nih pak, dan saya suka kesana” sambil aku ketawa ringan..

“Ehm.. wah kayaknya seru tuh, ..”” kataku sambil aku jeda beberapa detik ngebayangin apa dan gimana pekerjaan nantinya…

 

“Ok pak.. boleh, saya berminat” jawabku pasti..

 

“Yakin, kamu gak pa-pa..? nantinya kamu bakalan sering lo tiap weekend ke Bogor, ya minimal dua minggu sekali lah..” lanjut dia..

“Kalau soal gaji gimana Fien, kamu mintanya berapa..?” ucap dia sambil meyakinkan aku..

 

“Wah.. soal gajimah urusan gampang pak, itu sih urusan belakang aja, saya kan belum tahu medannyam,. Ya sekalian saya belajar dan iseng-iseng mengisi waktu “ jawabku..

 

 

Dan… sekian pembicaraan berlanjut dengan penjelasan-penjelasan dia soal 3 usahanya dan perkembangan, serta konsep yang sekiranya dia mau…

 

 

“Ok Fien,.. kapan kamu bisa mulai..” ucap dia selanjutnya..

“Weekend ini aku sepertinya saya ga bisa nih..” kata dia..

 

“Saya weekend ini juga ga bisa pak..” jawabku

 

“Weekend depan gimana..?” kata dia..

 

“Wah.. weekend depan kan saya ke Surabaya pak..” lanjut  aku..

 

“Ya udah, di awal Mei saja..” kata dia yakin.

 

“Ok, pak.. setuju aja…” jawabku

 

Dan.. sekian lagi aku mengadakan invstigasi lebih lanjut soal tempat-tempat usahanya itu, sebagai aku punya gambaran mengenai lokasi dan konsep usahanya..

 

 

 

Dan.. akhirnya aku baru bisa keluar ruangan itu menjelang pukul 9.

Ehm…

 

“Thanks pak,..” jawabku sambil berlalu..

 

Yup, jadinya aku benar-benar mau dan bersedia menerima tawaran dia.

Ya.. buat isi-isi waktu juga sih pikirku..

Secara aku udah lama vakum untuk foto-foto dan untuk ngelanjutin nulis juga bisa malam hari di hari kerja.. so apa salahnya..?

Sekalian aku belajar mengaudit dan membuat sistem serta laporan keuangan tempat usaha..

 

Walaupun sekian konsekuensi harus aku ambil..

Harus sering ke Bogor, mengambil waktu sekian waktu weekend buat mencari kesibukan..

Kalaupun diberikan tambahan uang saku ya lumayan lah.. buat nambah-nambah tabungan buat usahaku nantinya kelak.. amin..

 

Dan aku benar-benar ga nyangka jika seorang GM dari divisi lain mempercayai aku untuk menangani hal itu..

Dari mana dia tahu semuanya..?? Dan sekian dia tahu mengenai aku..

 

“Ah.. ga penting.. yang jelas aku harus sungguh-sungguh dari langkah apa yang aku ambil, jika aku siap menerima pekerjaan tambahan sebagai freelance itu..” pikirku dalam hati sambil aku melangkah pergi keluar kantor…

 

 

41 komentar:

ungguls . mengatakan...

fandhie d mengatakan...

^Arifien Munandar^ mengatakan...

Andhika RenviL mengatakan...

^Arifien Munandar^ mengatakan...

^Arifien Munandar^ mengatakan...

^Arifien Munandar^ mengatakan...

Andhika RenviL mengatakan...

^Arifien Munandar^ mengatakan...

Andhika RenviL mengatakan...

^Arifien Munandar^ mengatakan...

ungguls . mengatakan...

^Arifien Munandar^ mengatakan...

frendhie _ mengatakan...

^Arifien Munandar^ mengatakan...

ungguls . mengatakan...

^Arifien Munandar^ mengatakan...

fandhie d mengatakan...

^Arifien Munandar^ mengatakan...

ungguls . mengatakan...

frendhie _ mengatakan...

^Arifien Munandar^ mengatakan...

"$4n $4n" ADR mengatakan...

^Arifien Munandar^ mengatakan...

^Arifien Munandar^ mengatakan...

^Arifien Munandar^ mengatakan...

Biru Capung mengatakan...

Ezra Thadeus Karundeng mengatakan...

Deku . mengatakan...

Keluarga Renaldo mengatakan...

^Arifien Munandar^ mengatakan...

^Arifien Munandar^ mengatakan...

^Arifien Munandar^ mengatakan...

^Arifien Munandar^ mengatakan...

^Arifien Munandar^ mengatakan...

ドンニー プリア名 mengatakan...

^Arifien Munandar^ mengatakan...

nick hanif mengatakan...

^Arifien Munandar^ mengatakan...

Hendry Howser mengatakan...

^Arifien Munandar^ mengatakan...