Jumat, 21 April 2006

apakah kita itu sama...??

ya.. ya...


udah hari jumat!


udah malem.. dan saatnya pulang menikmati weekend kali ini..


hari ini sungguh2 melelahkan... capek aku berdebat dengan seseorang hanya membicarakan keegoisan.. entah yang egois itu siapa..


bicara masalah egois.. aku juga lagi mikir, apakah selama ini ada yang salah..? apa batasan antara dari deskripsi masalah egois itu..??


sungguh susah dan mungkin karena setiap orang beda-beda..


berteman tak harus memilih.. tetapi kadang kadang.. saatnya kita memang memilih.. bukan karena kita pilih-pilih...


ini sudah ke 3 aku bersitegang dengan membahas sesuatu hal dengan tema yang sama tanpa ada penyelesaian...


aku capek juga sebenarnya dengan keadaan kayak gini..


kalo bukan aku karena sayang temanku... aku pasti sudah menganggap dia bukan siapa-siapa..


tapi pantaskah kita sebagai makhluk Tuhan memperlakukan seperti itu..??


aku sadar.. hidup bukan untuk siapa... tetapi kita harus berbagi dengan orang lain.. karena kita ada karena orang lain juga..


walaupun kadang keegoisan itu kadang menghalangi untuk membuka sebuah wacana dalam konsep sosialisasi..


tak menganggap rumit dan susah sih... cuman kadang manusia hanya mau enaknya saja.. tanpa berpikir susah.. itu benar..


tetapi gak layak juga.. kalo semua hal itu jadi digampangin... sehingga menganggap orang lain itu tidak ada.. sok cuek dengan keadaan.. dan akhirnya dia harus menanggung beban mental sendiri.. hanya mampu memendam dalam hati.. tak mampu berkata-kata.. karena dia sudah merasa tidak ada tempat dalam sosila..


sungguh ironis..!!!


apa salahnya kita sedikit berbagi ke sesama..


apa saja yang sekiranya bisa membahagiakan orang lain.. tanpa harus mempermasalahkan hal-hal yang bermunculan dari benak yang gak jelas arah tujuannya..


bagaimana dengan pendewasaan diri... dengan yang namanya sebuah hukum sosial yang memang kita tak selamanya hidup dalam kenikmatan terus..


apa sih yang kita cari dari hidup..?? bukan kita mempersulit sebuah proses.. tetapi bagaimana kita bisa lebih memaknai selama kita masih bisa hidup...


ah....


aku bukan sok mengagungkan diri sendiri.. tetapi aku hanya berkeinginan... bahwa..  manusia itu hanyalah hanyalah sebagian kecil dari apa yang ada di jagad ini..jadi kayaknya percuma kalau kita teteup kekeuh dengan apa yang ada di pikiran kita.. yang menjadikan kita akan takut dengan keadaan...


ya..ya..ya... ini lah topik yang sekiranya bisa membuat aku menjadi benar2 marah! kenapa harus ada keegoisan..


manusia tidak ada yang sempurna dan semua tidak harus sesuai keinginan kita...


kenapa aku jadi terikuti dengan sikap cuek untuk tidak melihat apapun disekelilingku..


secara harfiah.. aku hanya ingin semua orang bisa lebih membuka diri untuk tidak berfikir negatif dari orang lain... tidak ada yang namanya sebuah benteng .. lingkaran.. dan keegoisan yang dibuat sendiri.. dan akhirnya bisa menghasut orang lain.. untuk kebencian dalam hati.. dan kemunafikan diri..


sudah saatnya kita belajar dari sekitar kita... bukan kenapa..


karena Tuhan sudah memberikan apapun itu untuk berbagi...


ya berbagi... bukan untuk dinikmati sendiri... karena kita adalah saudara.. bukan siapa..?


dan artinya kita pun akan jadi satu... melebur kembali ke bumi.. dan tidak akan ada artinya nanti sebuah pertanyaan kembali.. dan mempertanyakan untuk memohon sumpah tak mengulangi sebuah kesalahan bodoh.. hanya karena sebuah egois dan merasa satu sendiri.. dan bukan karena kita adalah beda...


... sedikit meminta diri.. mungkin dari manapun arti sebuah kekecewaan.. bukan dari siapa tetapi hanyalah  kesalahan apa yang tertulis.. maaf...