Rabu, 21 Maret 2007

(lanjut..) sebuah konsekuensi saya untuk itu...

“Gimana Fien, bisa diundur..???” sebuah kalimat dari orang yang telah mengajakku bicara empat mata kemarin…


Itulah sedikit dari potongan pembicaraan begitu saya harus kembali (lagi) ke meja beliau, padahal hanya untuk urusan selembar tanda tangan untuk urusan lain..


 


“Tidak bisa pak,.. biar lebih enak perhitungan disini dan di tempat baru saya nantinya juga..”  saya menjawab seperti itu, dengan nada rendah…


“Tapi, sebagai konsekuensi dari saya.. saya bersedia untuk sekian kali di hari Sabtu atau Minggu, saya bersedia ke kantor ini kembali untuk mentraining orang baru pengganti saya Pak., jika memang pada saat saya sudah resign pengganti saya belum ada” demikian akhirnya saya mengutarakan sebagai solusi dari keputusan yang sudah saya ambil


 


Itulah.. sebuah konsekunsi dari tanggung jawab yang saya ambil..


 


Dan sayapun sudah berbicara ke Presiden Direktur di kantor, saat beliau mengajak berbicara untuk masalah ini…


 


Saya hanya ingin berharap.. tidak ada yang merasa dirugikan dengan keputusan ini…


 


*… dan hari ini.. sebuah surat.. berjumlah 2 lembar.. diberi sebuah tempelan bertuliskan 6000 harus saya bubuhi tanda tangan tepat diatasnya…*