Senin, 19 November 2007

(protes!) lewat telepon customer service 2 perusahaan besar (katanya sih besar)

Cerita hari ini diwarnai oleh baku hantam lewat telp..

Mungkin hanya itulah yang baru bisa aku lakukan..

Lewat customer service, saja… ya..

2 perusahaan besar sudah benar-benar menjadi tumpahan aduanku hari ini..

 

1.                       Telkomsel.

 

Berawal dari adanya promo kartu pasca bayar (kartu halo) versi corporate, antara kantorku dan pihak Telkomsel.

Saat itu aku memang mendatangi meja promosi di kantin di saat hari terakhir promosi, 9 November.

Kenapa aku pengen membuat Kartu Halo..? Karena jaringan providerku sekarang gak ada sinyal blas di kamar kost. Masak hanya karena terhalang lantai 2 (secara kamarku di lantai 1) sinyal hilang blas….

Makanya aku berniat buat, aku berharap sinyalnya bagus, dan bisa berkomunikasi di saat aku di kamar kost.

So…, aku sudah isi formulir lengkap, kasih fotokopi ktp dan id card kantor. Plus bayar uang materai 6000 buat surat pernyataannya.

Trus aku pilih pilihan nomer, aku pilih 08111907XXX dan nomer itu ditulis oleh petugasnya di formulir juga, setelah dikasih tahu oleh pihak marketingnya jika hari Senin minggu depannya stater pack Kartu Halo plus souvernirnya akan diantar ke kantor

Ok!! Aku pun mendapat salinan formulir yang sudah ditanda tangani oleh dia dan tentu saja tanda tangaku.

 

Senin dinanti gak datang…

Selasa dinanti lewat…

Rabu.. Kamis… Jumat…

Ok ga ada konfirmasi sama sekali, padahal sudah aku cantunkan alamat kantor jelas, nomer telp kantor, nomer HP..

Ok dah… lupa..

 

Senin, hari ini..

Aku iseng2 telp 108 buat no telp customer service Telkomsel.

Aku cek.. lewat Yo**a,.. dan menanyakan perihal berita pengurusan Kartu Haloku.

Setelah aku menyebutkan nomerku yang sudah aku pesan lewat petugas saat itu, betapa kagetnya…

Ternyata nomer itu sudah ada yang punya…!!

Dan disebutkan pula nama pemiliknya..

Aku ga gak percaya…

Sampai aku ulang tiga kali untuk menyebutkan nomernya angka per angka.

“Mas,…saya ini sekarang sedang pegang salinan dari formulir pengajuan Kartu Halo saya, dan oleh petugas sudah sangat jelas ditulis jika nomernya adalah 08111907XXX, dan sudah ditanda tangani oleh petugas juga, masak saya bohong” itulah awal nada protes saya.

Tetap saja pihak customer servicenya gak mau tahu yang jelas, nomer itu sudah ada yang punya.

“Tapi, kenapa pihak Telkomsel tidak menghubungi saya sama sekali..?? Ini masalah aplikasi dengan corporate mas, katanya dulu janji nya hari tanggal 12 sudah diantar langsung ke kantor, ini sudah seminggu, gad a kabar sama sekali, begitu ada kabar nomer sudah ada yang punya dan daya pula yang menghubungi duluan..” aku lanjut memberikan klarifikasi.

 

“Ok, saya buatkan berita acara pak sekarang” kata customer servicenya.

 

“Ok, tapi sekarang apa janji dan konsekuensi Telkomsel?” aku tantang lagi

 

Suara di ujung telepon terdiam saja…

 

“Baiklah.., saya hanya minta konfirmasi saja,.. sekarang kapan pihak Telkomsel bisa menghubungi saya.., saya gak mau mas saya yang menelepon duluan, seharusnya Telkomsel lebih bertanggung jawab” lanjut saya..

 

Setelah itu aku memberikan kembali nomer kantor dan nomer hpku yang bisa dihubungi kembali..

 

“Ok pak, saya buatkan berita acaranya …” kembali lagi.. customer servicenya berkata demikian.. langsung diputus pembicaraan dan disambung oleh suara lagu tunggu…

 

Ah…. Gak terasa aku menunggu sampai 10 menit, hanya disuguhkan lagu gak jelas kayak gini..??? ditinggal ..??? dicuekkan..???

 

Masak buat berita acara lama banget..!! trus customer ditinggal begitu saja sampai 10 menit!!

 

Brak!!!

Telpon aku taruh paksa!! Dan melihat berakhirnya timer 18 menit total aku menghungi customer service Telkomsel..

 

So..!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

 

Ga Jelas..!!

 

 

2.                       Garuda Indonesia

 

Diawali oleh melihat kalender dan memastikan libur Idul Adha tahun ini hari Jumat kemarin, …

Dan setelah mendapat konfirmasi pengumuman resmi jika libur Idul Adha dan Natal tahun ini dari tanggal 20-25 Desember.

Wah.. 6 hari tuh…

Lumayan..!!

Langsung aku telp 23519999 call center Garuda.

Aku mencari kursi kosong buat penerbangan tgl. 19 malam dan balik 25 malam JakartaSurabaya.

Syukurlah aku masih mendapat kelas promo.

Setelah itu aku mencatat kode booking dan meminta kode pembayaran melalui pembayaran online BCA.

Secara aku pengen benar2 praktis dan menikmati e-travel nya Garuda Indonesia yang dipromosikan akhir2 ini.

“Maaf pak, sedang ada gangguan di computer untuk mendapatkan nomer kode pembayaran, boleh menghubungi kami besok” itulah jawaban pihak garuda diujung telepon mengakhiri pembicaraan hari itu.

 

Baiklah.. aku bisa mendapatkan info itu kapan saja, asal sebelum hari Jumat tgl. 23 jam 11 siang, karena itu time limit yang diberikan untuk pembayaran.

 

Hari minggu pagi, mumpung aku ingat.. aku kembali menelepon call center Garuda, dan kembali jawaban

“Maaf pak, computer lagi down, bisa menghubungi kembali 10 menit lagi” jawaban itulah yang aku terima.

Ok lah.. aku masih bersabar…

 

Minggu malam aku berharap bisa mendapatkannya, biar urusan cepat selesai dan aku bisa mendapatkan tiket by imel, biar satu urusan kelar.

 

“Maaf pak, sedang ada transfer data, jadi tidak bisa mengambil data online” jawab suara diujung telepon.

 

Gila!!! Sial bener nasib aku..

Capek..!!!

 

Hari ini, pagi.. jam 8 .. sebelum aku  masuk ke ruangan training, aku iseng telpon…

 

Begitu sapaan khas diujung telepon menyapa aku langsung menyambar dengan suara…

 

“Komputernya sudah bisa online belum..? Lagi downkah jaringan..??” kataku..

“Oh tidak pak, bisa dibantu” kata suara diujung.

 

Setelah aku memebrikan kode booking aku segera mengajukan permintaan kode pembayaran lewat BCA sebanyak 13 digit, yang memang biasanya aku pakai untuk melakukan pembayaran online.

 

“Maaf pak, sekarang tidak bisa melalui BCA” jawab petugas ditelepon.

 

“Lho.. sejak kapan kapan sudah tidak bisa dengan BCA” tanyaku

“Saya tidak bisa memberikan jawaban pak, yang jelas tidak bisa melalui BCA yang  bisa memalui Mandiri, BRI, BNI,..bla..bla..(sambil dia memberikan nama2 bank)”.. jawab dia..

 

“Oya.. udah tidak bisa dengan BCA ya..? Wah.. sayang sekali ya Garuda tidak bekerja sama lagi dengan BCA, padahal nasabah BCA banyak lo” jawabku nyindir.

 

“Trus, kenapa dari awal tidak dikasih tahu ya, saat dulu  saya booking tiket, katanya system sedang ada masalah, bukan karena sudah tidak ada kerjasama” lanjutku.

 

“Saya dari Jumat sudah booking dan system akhirnya ada masalah, hari minggu saya juga menghubungi beberapa kali, tetapi system ada masalah lagi.. sekarang saya baru dikasih tahu kalau tidak bisa melakukan pembayaran melalui BCA” protes aku lagi

 

“Bapak silahkan datang ke kantor Garuda langsung pak buat bayar” jawab petugas memberikan solusi..

 

“Wah.. ini sih sudah e-travel lagi mbak.. ini malah ngerepotin.. saya kan ingin menikmati layanan seperti di iklan itu, memanfaatkan teknologi” jawabku..

“Time limit saya hari Jumat jam 11 siang mbak, saya minggu ini tidak ada waktu buat ambil dan urus tiket saya di jam kerja ke kantor Garuda” lanjutku..

 

Memang benar apa adanya, aku ga enak jika harus keluar kantor jam kerja, apalagi aku masih ada training2 minggu ini.

 

“Bisa tidak time limitnya diundur hari Sabtu? Biar saya bisa urus?” tanyaku lagi

 

“Maaf pak, tidak bisa..” jawab lagi di ujung telepon dengan terdiam akhirnya.

 

“Ya udah deh mbak.. terima kasih, nanti lebih baik lagi ya melayani konsumen” pesanku mengakhiri pembicaraan itu..

 

Ah…

Sudahlah.. kalau rejekiku bisa mendapatkan tiket ntar juga dapat …

 

 

 

Dan,

Hari ini pun aku sudah meluapkan emosiku.. soal pelayanan di 2 perusahaan yang katanya dibilang besar..

Katanya lo yaaa…. Bagus….

 

39 komentar:

Teguh Rasyid mengatakan...

Ibnu Alwi mengatakan...

Vincent Soemadji mengatakan...

Wisnu Widiarta mengatakan...

♥ ♥ April ♥ ♥ mengatakan...

riki rinda sakti mengatakan...

widi asmoro mengatakan...

The True Ideas mengatakan...

Charlie L mengatakan...

risca rudiawati mengatakan...

mielnschatz miranda mengatakan...

Engghie Dewabrata mengatakan...

iRa Razak mengatakan...

Mario Mario mengatakan...

Alvian Alvian mengatakan...

Bene Waluyo mengatakan...

Some One mengatakan...

Some One mengatakan...

^Arifien Munandar^ mengatakan...

^Arifien Munandar^ mengatakan...

^Arifien Munandar^ mengatakan...

^Arifien Munandar^ mengatakan...

^Arifien Munandar^ mengatakan...

^Arifien Munandar^ mengatakan...

^Arifien Munandar^ mengatakan...

^Arifien Munandar^ mengatakan...

^Arifien Munandar^ mengatakan...

^Arifien Munandar^ mengatakan...

^Arifien Munandar^ mengatakan...

^Arifien Munandar^ mengatakan...

^Arifien Munandar^ mengatakan...

^Arifien Munandar^ mengatakan...

^Arifien Munandar^ mengatakan...

^Arifien Munandar^ mengatakan...

^Arifien Munandar^ mengatakan...

^Arifien Munandar^ mengatakan...

Some One mengatakan...

^Arifien Munandar^ mengatakan...

^Arifien Munandar^ mengatakan...