Minggu, 05 Oktober 2008

..sayang.. ini saja...

Masih banyak orang-orang yang sayang disekitar kamu..
Kamu harus ikhlas.. dan jujur…
Jangan sia-siakan sayang yang mereka telah berikan kepadamu..
Buktikan kalo kamu bisa juga menyayangi mereka..

Sekian bukti hidup memang harus bisa kamu berikan kepada mereka…

Jujur hati,..
Itulah hanya yang kamu butuhkan…
Aku tahu kamu sedang sepi hati.. akupun tahu kamu belum jujur pada diri sendiri, tetapi aku yakin, kamu sedang mencari sebuah arti ketenangan hidup sekarang..

Aku hanya ingin jujur saja…
Tidak usah dijawab sekarang, tetapi .. aku sudah jujur dengan apa yang aku katakana sekarang..
Kamu hanya masih belum bisa menerima sebuah kata ikhlas dari mulut kamu

Maaf,..
Memang benar aku sudah sekian tahun aku menanti.. tapi bukan ini yang aku cari,…

Dengan demikian, aku bisa lebih teryakini hati.. kalau ini sebuah jawaban dari keraguan didalam sini..
Ya… jangan pernah sekali lagi, mengungkap sebuah kata manis yang bukan dari hati, padaku..

Carilah semuanya dari hatimu, untuk damai, tenang dan apapun itu yang sekiranya bisa membahagiakanmu.

Sayang… aku sayang..
Bukan seperti dulu lagi.., kamu harus ikhlas.. kalau kamu akan bisa menemukan sebuah arti bahagia sesuai hati kamu
Karena hatiku ini jujur…
Serta sebuah bisikan jiwa.. kalau memang… kita baik-baik saja seperti ini..
Ya seperti sekian tahun yang lalu.. disaat kita masih sendiri..

Sudahlah..
Bukan kita menangisi ini semua.. hanya dari doa, kalau dan semoga bisa bersama meraih apa dalam impian hari dan hati…
Kita…
Kamu dihatimu..
Dan aku dihatiku…
Entah kapan, dan kalaupun tidak lagi…
Itu bukanlah karena berubah, tapi sudah seharusnya dari cerita hidup kita

Kamu bisa…
Dan aku akan mencobanya juga..

Demi hidup.. dengan saksi malam, kalau memang….

Demikian cukup

Terima kasih malam, menemaniku.. sampai tadi.. dan barusan..

Tidak ada komentar: